Mengapa Tokek Bisa Regenerasi Sedangkan Manusia Tidak

Manusia cenderung menganggap dirinya sebagai makhluk yang unggul. Tapi benarkah hal tersebut?

Dalam berbagai hal, manusia sering kalah unggul dengan hewan maupun tumbuhan. Contohnya dalam hal regenerasi organ.

Manusia kalah unggul dengan hewan seperti tokek, ikan zebra, dan juga salamander. Mereka mampu menggantikan anggota tubuh yang hilang dalam waktu relatif singkat.

"Bagi banyak ilmuwan, ini adalah bentuk akhir dari regenerasi spesies," kata Matthew Vickaryous, seorang ahli biologi perkembangan dikutip dari Popular Science, Kamis (2/11/2017).

Ada sesuatu tentang tokek leopard yang menarik perhatian Vickaryous.

Pertama, tokek menyimpan banyak saraf tulang belakang pada ekornya. Kedua, ketika hewan ini bertemu dengan predator, ia akan melepaskan ekornya tanpa banyak usaha.

Kedua hal inilah yang membuat tokek leopard sangat menarik dan mudah dipelajari.

"Kita hanya memberikan mereka sebuah cubitan pada ekornya dan ekor itu akan putus sendiri," kata Vickaryous yang bekerja di University of Guelph, Kanada.

Apalagi, begitu mereka kehilangan ekornya, tokek dapat menumbuhkannya kembali dalam waktu sekitar sebulan. Waktunya cukup cepat, mengingat manusia membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk mencapai tinggi maksimalnya saat dewasa.

Berdasarkan penelitian sebelumnya tentang regenerasi spesies, para ilmuwan menduga beberapa jenis sel punca (induk) terlibat.

Sel induk pada dasarnya adalah papan tulis kosong yang dapat berkembang menjadi berbagai jenis sel yang berbeda -seperti kulit, otot, bahkan jantung- tergantung pada apa yang dibutuhkan.

Tim ini mempelajari fenomena regenerasi tokek dengan mengambil sedikit ekor tokek dan melihat apa yang terjadi pada tingkat sel.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Comparative Neurology itu menemukan bahwa begitu ekornya terlepas, sekelompok sel induk yang dikenal sebagai sel glia-radial beraksi.

Sel-sel tersebut berkembang dan menghasilkan protein yang merespon cedera tersebut.

Menariknya lagi, ketika ekor tokek terlepas, pembekuan darah bekerja dengan cepat dan menutup luka. Jika peneliti menempelkan sehelai kulit ke area pembekuan tersebut, maka ekor tokek gagal diregenerasi.

Hal ini menunjukkan bahwa luka terbuka itu mengirimkan sinyal bahwa ada sesuatu yang perlu diganti. Jika kita menutupi lukanya, maka sinyal tersebut dihentikan dan regenerasi akan gagal.

Para peneliti mengatakan, ketika manusia mengalami luka pada saraf tulang belakang, pada dasarnya sel akan menciptakan jaringan parut untuk meminimalkan peradangan.

Vickaryous mengatakan hal ini bisa mencegah regenerasi jaringan tulang belakang. Sebaliknya, tokek tidak membentuk bekas luka (jaringan parut) yang mengurangi peradangan.

"Tidak adanya bekas luka adalah fitur besar, kami pikir itulah yang memungkinkan mereka tumbuh kembali," kata Vickaryous.

Maka, sekarang pertanyaan besarnya adalah mengapa kita membentuk jaringan baru dan bukan sel baru?

Sebenarnya, jenis sel induk yang bertanggung jawab atas regenerasi, yaitu sel glia-radial sangat melimpah di otak dan sumsum tulang belakang saat janin berkembang.

Sayangnya, sebagian besar sel ini hilang ketika kita lahir dan tumbuh.

Vickaryous berpikir bahwa inilah alasan utama mengapa kita tidak bisa meregenerasi tulang belakang kita sendiri.

Mengapa Tokek Bisa Regenerasi Sedangkan Manusia Tidak

Mengapa Tokek Bisa Regenerasi Sedangkan Manusia Tidak

Manusia cenderung menganggap dirinya sebagai makhluk yang unggul. Tapi benarkah hal tersebut?

Dalam berbagai hal, manusia sering kalah unggul dengan hewan maupun tumbuhan. Contohnya dalam hal regenerasi organ.

Manusia kalah unggul dengan hewan seperti tokek, ikan zebra, dan juga salamander. Mereka mampu menggantikan anggota tubuh yang hilang dalam waktu relatif singkat.

"Bagi banyak ilmuwan, ini adalah bentuk akhir dari regenerasi spesies," kata Matthew Vickaryous, seorang ahli biologi perkembangan dikutip dari Popular Science, Kamis (2/11/2017).

Ada sesuatu tentang tokek leopard yang menarik perhatian Vickaryous.

Pertama, tokek menyimpan banyak saraf tulang belakang pada ekornya. Kedua, ketika hewan ini bertemu dengan predator, ia akan melepaskan ekornya tanpa banyak usaha.

Kedua hal inilah yang membuat tokek leopard sangat menarik dan mudah dipelajari.

"Kita hanya memberikan mereka sebuah cubitan pada ekornya dan ekor itu akan putus sendiri," kata Vickaryous yang bekerja di University of Guelph, Kanada.

Apalagi, begitu mereka kehilangan ekornya, tokek dapat menumbuhkannya kembali dalam waktu sekitar sebulan. Waktunya cukup cepat, mengingat manusia membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk mencapai tinggi maksimalnya saat dewasa.

Berdasarkan penelitian sebelumnya tentang regenerasi spesies, para ilmuwan menduga beberapa jenis sel punca (induk) terlibat.

Sel induk pada dasarnya adalah papan tulis kosong yang dapat berkembang menjadi berbagai jenis sel yang berbeda -seperti kulit, otot, bahkan jantung- tergantung pada apa yang dibutuhkan.

Tim ini mempelajari fenomena regenerasi tokek dengan mengambil sedikit ekor tokek dan melihat apa yang terjadi pada tingkat sel.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Comparative Neurology itu menemukan bahwa begitu ekornya terlepas, sekelompok sel induk yang dikenal sebagai sel glia-radial beraksi.

Sel-sel tersebut berkembang dan menghasilkan protein yang merespon cedera tersebut.

Menariknya lagi, ketika ekor tokek terlepas, pembekuan darah bekerja dengan cepat dan menutup luka. Jika peneliti menempelkan sehelai kulit ke area pembekuan tersebut, maka ekor tokek gagal diregenerasi.

Hal ini menunjukkan bahwa luka terbuka itu mengirimkan sinyal bahwa ada sesuatu yang perlu diganti. Jika kita menutupi lukanya, maka sinyal tersebut dihentikan dan regenerasi akan gagal.

Para peneliti mengatakan, ketika manusia mengalami luka pada saraf tulang belakang, pada dasarnya sel akan menciptakan jaringan parut untuk meminimalkan peradangan.

Vickaryous mengatakan hal ini bisa mencegah regenerasi jaringan tulang belakang. Sebaliknya, tokek tidak membentuk bekas luka (jaringan parut) yang mengurangi peradangan.

"Tidak adanya bekas luka adalah fitur besar, kami pikir itulah yang memungkinkan mereka tumbuh kembali," kata Vickaryous.

Maka, sekarang pertanyaan besarnya adalah mengapa kita membentuk jaringan baru dan bukan sel baru?

Sebenarnya, jenis sel induk yang bertanggung jawab atas regenerasi, yaitu sel glia-radial sangat melimpah di otak dan sumsum tulang belakang saat janin berkembang.

Sayangnya, sebagian besar sel ini hilang ketika kita lahir dan tumbuh.

Vickaryous berpikir bahwa inilah alasan utama mengapa kita tidak bisa meregenerasi tulang belakang kita sendiri.
Penampilan Menarik dengan Jaket Pria 3Second

Fashion style merupakan suatu kebutuhan pokok yang tidak bisa dianggap remeh, keberadaannya sangat membuat para pecinta fashion mencari model terbaru demi menciptakan gaya berbusana yang fashionable. Jaket, salah satu jenis fashion ini merupakan pelengkap dari fashion style agar lebih keren dan trendi. Mulai dari selebriti, pejabat, pekerja kantoran dan kalangan anak muda tentunya. Khusus bagi Anda sebagai pria muda keren yang berjiwa maskulin, model jaket pria terbaru yang trendy dan elegan pastinya tidak ingin terlewatkan bukan ? Jangan khawatir, karena sekarang telah hadir toko fashion berbasis online (ecommerce) yang akan mewujudkan keinginan Anda untuk mendapatkan jaket pria terbaru dan modern. Ia adalah 3second, disana Anda akan menemukan berbagai jenis fashion terbaru dengan kualitas yang bagus dan harga yang bersahabat. 3second, jual jaket pria dengan berbagai model, ukuran dan lain – lain, tentunya dapat memuaskan Anda dari segi kualitas yang berbeda dari produk lain.

Agar penampilan Anda lebih menarik dengan menggunakan jaket pria dari 3second, kali ini akan kami paparkan referensinya sebagai tips yang mesti Anda ketahui.

1. Sesuaikan warna kulit dengan jaket

Tips yang satu ini sebenarnya cukup simple. Tahukah Anda ? Bahwa menyesuaikan warna kulit dengan jaket yang dipakainya merupakan suatu kunci untuk menampilkan fashion style yang keren dan trendy. Mengapa demikian ? Karena pemilihan item yang cocok dengan warna kulit akan terhindar dari gaya berbusana yang norak dan kampungan. Maka dari itu, usahakan memilih jaket pria dengan menyesuaikan terlebih dahulu jenis warna kulit Anda, carilah jaket yang dikira pas dan cocok untuk Anda yang memiliki kulit baik putih, sawo matang dan juga hitam manis.

2. Pilih model jaket yang menarik

Point kedua ini sangat penting untuk Anda pertimbangkan, karena dengan memilih model jaket yang up to date atau terbaru dapat membuat Anda berpenampilan modis dan fashionable sesuai dengan kemajuan model fashion saat ini. Toko online 3second yang jual jaket pria yang mempunyai beberapa jenis pilihan, diantaranya adalah Man jaket 1207, Man jaket 0508, Man jaket 1107 dan lain – lain. Semuanya dapat Anda miliki dengan harga yang terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk sekalipun.

Penampilan Menarik dengan Jaket Pria 3Second

Penampilan Menarik dengan Jaket Pria 3Second

Fashion style merupakan suatu kebutuhan pokok yang tidak bisa dianggap remeh, keberadaannya sangat membuat para pecinta fashion mencari model terbaru demi menciptakan gaya berbusana yang fashionable. Jaket, salah satu jenis fashion ini merupakan pelengkap dari fashion style agar lebih keren dan trendi. Mulai dari selebriti, pejabat, pekerja kantoran dan kalangan anak muda tentunya. Khusus bagi Anda sebagai pria muda keren yang berjiwa maskulin, model jaket pria terbaru yang trendy dan elegan pastinya tidak ingin terlewatkan bukan ? Jangan khawatir, karena sekarang telah hadir toko fashion berbasis online (ecommerce) yang akan mewujudkan keinginan Anda untuk mendapatkan jaket pria terbaru dan modern. Ia adalah 3second, disana Anda akan menemukan berbagai jenis fashion terbaru dengan kualitas yang bagus dan harga yang bersahabat. 3second, jual jaket pria dengan berbagai model, ukuran dan lain – lain, tentunya dapat memuaskan Anda dari segi kualitas yang berbeda dari produk lain.

Agar penampilan Anda lebih menarik dengan menggunakan jaket pria dari 3second, kali ini akan kami paparkan referensinya sebagai tips yang mesti Anda ketahui.

1. Sesuaikan warna kulit dengan jaket

Tips yang satu ini sebenarnya cukup simple. Tahukah Anda ? Bahwa menyesuaikan warna kulit dengan jaket yang dipakainya merupakan suatu kunci untuk menampilkan fashion style yang keren dan trendy. Mengapa demikian ? Karena pemilihan item yang cocok dengan warna kulit akan terhindar dari gaya berbusana yang norak dan kampungan. Maka dari itu, usahakan memilih jaket pria dengan menyesuaikan terlebih dahulu jenis warna kulit Anda, carilah jaket yang dikira pas dan cocok untuk Anda yang memiliki kulit baik putih, sawo matang dan juga hitam manis.

2. Pilih model jaket yang menarik

Point kedua ini sangat penting untuk Anda pertimbangkan, karena dengan memilih model jaket yang up to date atau terbaru dapat membuat Anda berpenampilan modis dan fashionable sesuai dengan kemajuan model fashion saat ini. Toko online 3second yang jual jaket pria yang mempunyai beberapa jenis pilihan, diantaranya adalah Man jaket 1207, Man jaket 0508, Man jaket 1107 dan lain – lain. Semuanya dapat Anda miliki dengan harga yang terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk sekalipun.