Memasuki New Normal, Patuhi 4 Aturan Ini Ketika Berpergian Ke Luar Kota dengan Pesawat

Memasuki New Normal, Patuhi 4 Aturan Ini Ketika Berpergian Ke Luar Kota dengan Pesawat

Setelah hampir empat bulan mengurangi kegiatan dan hanya di rumah, pemerintah Indonesia akhirnya mulai memberlakukan aturan new normal. Kebijakan new normal merupakan tatanan baru dalam beradaptasi dengan pandemi virus Covid-19. Tatanan baru ini diberlakukan agar kehidupan sosial-ekonomi masyarakat terus bergulir, diiringi dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Salah satunya, mengunjungi PCR test terdekat jika merasa memiliki gejala virus Covid-19.

Saat ini, akses untuk ke luar dan masuk dari satu kota ke kota lainnya juga memiliki aturan baru. Tidak hanya berbekal tiket perjalanan, Anda yang berniat untuk pergi ke luar kota perlu menerapkan beberapa aturan baru memasuki new normal ini. Salah satunya, jika Anda akan menaiki pesawat. 

Aturan Baru Naik Pesawat

Bepergian dengan pesawat tidak mudah seperti dulu. Untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19, industri penerbangan diberhentikan beroperasi ketika pandemi ini mulai muncul di Indonesia pada Maret lalu. Hingga kemudian, Pemerintah Indonesia menerapkan new normal dan membukanya kembali.

Beberapa aturan sebelum menaiki pesawat pun mulai diterapkan. Agar Anda tetap bisa melakukan perjalanan, patuhi aturan-aturan yang telah diberlakukan sebelum naik pesawat. Lalu, apa saja aturannya? Simak yuk penjelasannya di bawah ini:

1. Wajib membawa surat rapid test atau swab test dari instansi kesehatan terpercaya.

Sebelum naik pesawat, lakukan rapid test atau swab test di tempat PCR test terdekat dari lingkungan tempat tinggal Anda. Jika hasil dari tes tersebut negatif atau non-reaktif, Anda wajib membawa hasilnya ketika akan naik pesawat. Masa berlaku dari kedua tes tersebut berbeda. Rapid test hanya berlaku 3 hari dan PCR swab test berlaku hingga 7 hari.

2. Lakukan validasi surat rapid test atau swab test yang telah dibawa untuk mendapatkan surat sehat

Jangan asal melakukan rapid test atau swab test di tempat yang tidak terpercaya. Hasil tes tersebut akan divalidasi di bandara. Sehingga, jika terbukti palsu, Anda tidak dapat melanjutkan perjalanan. 

Baca juga : 4 Kesalahan Umum Saat Membuat Masker Kain

3. Persiapkan SIKM (Surat Ijin Keluar Masuk) jika Anda akan ke Jakarta atau keluar dari Jakarta.

Jakarta merupakan titik penyebaran virus Covid-19 ketika pertama kali ditemukan. Sehingga, untuk meminimalisir penyebaran virus, surat tersebut berlaku untuk data pengawasan perjalanan keperluan mendesak. Surat tersebut bisa Anda dapatkan melalui website Pemerintah DKI Jakarta. 

4. Simpan Kartu Kewaspadaan Kesehatan dari Kemenkes hingga sampai di Terminal Kedatangan.

Setelah surat rapid test atau swab test Anda divalidasi, Anda akan mendapatkan 1 lembar form Kartu Kewaspadaan Kesehatan (K3) Kemenkes. Surat tersebut berwarna kuning pucat dan wajib diisi serta diserahkan ke petugas saat sampai di terminal kedatangan.

Jika sebelum pergi Anda merasa sakit, Anda dapat melakukan konsultasi online melalui aplikasi Halodoc. Halodoc juga memberikan layanan PCR test sehingga bisa Anda jadikan pilihan. Selain itu Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terpercaya dan berpengalaman di bidangnya. Penggunaan aplikasi ini terbilang praktis, fiturnya pun dapat Anda pahami dengan mudah. Bahkan, Anda dapat melihat latar belakang pendidikan dokter di Halodoc beserta nomor praktik resminya. 

Setelah terjamin merasa sehat, Anda dapat melakukan perjalanan ke luar kota dengan pesawat. Tentunya, dengan mematuhi 4 aturan tersebut yang perlu Anda persiapkan. Lakukan rapid test atau PCR test terdekat yang terpercaya agar mendapatkan validasi hasil test yang diakui. Semoga bermanfaat dan selalu patuhi protokol kesehatan, ya.

0 komentar:

Posting Komentar