Modal Kecil Untung Berlipat, Berikut Keuntungan Jadi Mitra SPBU Pertamina

Dengan menjadi pengusaha SPBU sering diasosiasikan dengan memiliki keuntungan yang besar, tetapi untuk memulainya bukanlah perkara mudah. Pasalnya, apabila anda membuka usaha dengan menjadi mitra SPBU Pertamina ini, anda dipastikan akan mendapatkan keuntungan. Bahkan jika anda memilih lokasi yang strategis atau yang sering dilalui kendaraan pastinya bisa lebih besar lagi keuntungannya. Simak ulasannya berikut ini.

Daftar Menjadi Mitra Pertamina

Bagi anda yang ingin menjadi mitra dari PT Pertamina, maka sebelumnya harus mempersiapkan beberapa hal. Yaitu mulai dari dokumen yang dibutuhkan, lokasi, hingga sarana dan prasarana sesuai dengan standar yang ditentukan oleh PT Pertamina. Proses pendaftarannya melalui website resmi yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu proses input data, verifikasi awal pada kesiapan finansial dan lahan pendirian, dan yang terakhir verifikasi lapangan. 

Pertama-tama, input data perusahaan anda serta data pribadi anda sebagai pemiliknya. Jika sudah memilih dan menentukan tempatnya, maka silahkan untuk mengajukannya melalui website tersebut. Setelah itu memasuki verifikasi awal, usahakan anda memiliki deposito minimum Rp. 3 miliar. Kemudian akan dilakukan penilaian kelayakan data atau dokumen lahan yang telah anda serahkan dengan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 2 bulan.

Pada tahap verifikasi lapangan, PT Pertamina akan menyamakan data dengan fakta yang ada di lapangan. Apabila layak, maka akan mendapatkan persetujuan kelayakan bisnis dari pihak perusahaan. Proses konstruksi SPBU Pertamina bisa dimulai sesuai dengan standar operasional atau SOP dari PT Pertamina. Baru kemudian anda bisa mulai melakukan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tersebut.

Keuntungan Menjadi Mitra SPBU PT Pertamina 

Data yang ada di PT Pertamina menyatakan bahwa penjualan BBM naik terus menerus selama pertahun. Tren konsumsi BBM setiap tahun, memang akan selalu mengalami peningkatan seiring bertambahnya produksi dan penjualan kendaraan  bermotor. Sehingga sangat wajar jika menjalan bisnis bahan bakar satu ini dianggap sangat menggiurkan, dengan potensi omset miliaran rupiah.

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas menyebutkan bahwa setidaknya dalam sehari rata-rata BBM untuk semua jenis yang terjual di setiap SPBU mencapai 15 hingga 17 ribu liter. Setiap liter dari BBM subsidi, margin yang bisa diambil SPBU sebesar Rp. 280 per liternya. Sementara untuk BBM nonsubsidi, marginnya sekitar Rp. 375 hingga Rp. 420 per liter.

Sehingga, ketika 17 ribu liter terjual dalam sehari, sebagian adalah BBM subsidi dan selebihnya BBM nonsubsidi. Artinya, sejumlah 8.500 liter dikalikan Rp. 280 dan 8500 liter dikalikan Rp. 375 margin minimumnya. Hasilnya akan mencapai Rp. 5.567.500, sebagai margin kotor pengusaha SPBU Pertamina dalam sehari. Jika dikalikan lagi hingga 30 hari, maka pencapaiannya bisa mencapai Rp. 167 juta per bulan.

Itulah keuntungan besar yang bisa didapat bagi mitra Pertamina. Namun, tentu saja angka ini masih belum dipotong dari penyusutan penguapan BBM, biaya operasional, biaya tenaga kerja, dan lain sebagainya. Pendapatan ini bisa digenjot lebih besar lagi dengan cara menjual lebih banyak BBM ke para konsumen. Dengan begitu, pundi-pundi kekayaan bisa anda raih lebih banyak lagi. 

Modal Kecil Untung Berlipat, Berikut Keuntungan Jadi Mitra SPBU Pertamina

Modal Kecil Untung Berlipat, Berikut Keuntungan Jadi Mitra SPBU Pertamina

Dengan menjadi pengusaha SPBU sering diasosiasikan dengan memiliki keuntungan yang besar, tetapi untuk memulainya bukanlah perkara mudah. Pasalnya, apabila anda membuka usaha dengan menjadi mitra SPBU Pertamina ini, anda dipastikan akan mendapatkan keuntungan. Bahkan jika anda memilih lokasi yang strategis atau yang sering dilalui kendaraan pastinya bisa lebih besar lagi keuntungannya. Simak ulasannya berikut ini.

Daftar Menjadi Mitra Pertamina

Bagi anda yang ingin menjadi mitra dari PT Pertamina, maka sebelumnya harus mempersiapkan beberapa hal. Yaitu mulai dari dokumen yang dibutuhkan, lokasi, hingga sarana dan prasarana sesuai dengan standar yang ditentukan oleh PT Pertamina. Proses pendaftarannya melalui website resmi yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu proses input data, verifikasi awal pada kesiapan finansial dan lahan pendirian, dan yang terakhir verifikasi lapangan. 

Pertama-tama, input data perusahaan anda serta data pribadi anda sebagai pemiliknya. Jika sudah memilih dan menentukan tempatnya, maka silahkan untuk mengajukannya melalui website tersebut. Setelah itu memasuki verifikasi awal, usahakan anda memiliki deposito minimum Rp. 3 miliar. Kemudian akan dilakukan penilaian kelayakan data atau dokumen lahan yang telah anda serahkan dengan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 2 bulan.

Pada tahap verifikasi lapangan, PT Pertamina akan menyamakan data dengan fakta yang ada di lapangan. Apabila layak, maka akan mendapatkan persetujuan kelayakan bisnis dari pihak perusahaan. Proses konstruksi SPBU Pertamina bisa dimulai sesuai dengan standar operasional atau SOP dari PT Pertamina. Baru kemudian anda bisa mulai melakukan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tersebut.

Keuntungan Menjadi Mitra SPBU PT Pertamina 

Data yang ada di PT Pertamina menyatakan bahwa penjualan BBM naik terus menerus selama pertahun. Tren konsumsi BBM setiap tahun, memang akan selalu mengalami peningkatan seiring bertambahnya produksi dan penjualan kendaraan  bermotor. Sehingga sangat wajar jika menjalan bisnis bahan bakar satu ini dianggap sangat menggiurkan, dengan potensi omset miliaran rupiah.

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas menyebutkan bahwa setidaknya dalam sehari rata-rata BBM untuk semua jenis yang terjual di setiap SPBU mencapai 15 hingga 17 ribu liter. Setiap liter dari BBM subsidi, margin yang bisa diambil SPBU sebesar Rp. 280 per liternya. Sementara untuk BBM nonsubsidi, marginnya sekitar Rp. 375 hingga Rp. 420 per liter.

Sehingga, ketika 17 ribu liter terjual dalam sehari, sebagian adalah BBM subsidi dan selebihnya BBM nonsubsidi. Artinya, sejumlah 8.500 liter dikalikan Rp. 280 dan 8500 liter dikalikan Rp. 375 margin minimumnya. Hasilnya akan mencapai Rp. 5.567.500, sebagai margin kotor pengusaha SPBU Pertamina dalam sehari. Jika dikalikan lagi hingga 30 hari, maka pencapaiannya bisa mencapai Rp. 167 juta per bulan.

Itulah keuntungan besar yang bisa didapat bagi mitra Pertamina. Namun, tentu saja angka ini masih belum dipotong dari penyusutan penguapan BBM, biaya operasional, biaya tenaga kerja, dan lain sebagainya. Pendapatan ini bisa digenjot lebih besar lagi dengan cara menjual lebih banyak BBM ke para konsumen. Dengan begitu, pundi-pundi kekayaan bisa anda raih lebih banyak lagi. 

Mengapa AC Sentral VRF Lebih Unggul Dibandingkan AC Konvensional?

Penggunaan sistem VRF pada AC sentral LG dianggap sebagai terobosan baru untuk perangkat elektronik. Teknologi ini masih berbasis refrigenant serta memakai kondensor di luar ruangan. Namun, ada peningkatan dari segi komponen dan fungsi yang membuatnya lebih menonjol.

Sistem VRF (variable refrigerant flow) sudah memakai sejumlah air handler yang dapat Anda kendalikan secara terpisah. Hal ini pula yang membuat pengontrolan udaranya maksimal. Adapula alasan-alasan lain yang membuat sistem VRF lebih unggul dari versi konvensional, antara lain: (Source: ahliac)

• Sistem pengontrolan modern

Walau Anda masih harus memakai remote untuk melakukan pengaturan, sistem VRF pada AC sentral sudah dibekali pengontrolan modern. Faktor ini pula yang membuat pendingin ruangan bisa Anda kendalikan dengan perangkat lain, sebut saja ponsel pintar. Sistem VRF yang dimanfaatkan untuk kebutuhan komersial pun akan membantu pengelola hotel, restoran, dan bisnis lainnya dalam menekan biaya manajemen tempat usaha mereka.

• Tak akan makan banyak tempat

Saluran udara yang lebih kecil dan absennya pipa membuat dimensi AC sentral VRF lebih ringkas. Anda memang masih harus mengukur ruang dan tempat yang disediakan, tetapi kemungkinan AC bakal makan tempat bisa ditekan secara signifikan. Kemudian, bentuknya yang lebih ekonomis pun membuat jenis pendingin ruangan tersebut mudah diinstal, bahkan pada hunian berskala kecil. Hasilnya, interior ruangan tetap nyaman dipandang mata.

• Konsumsi energi lebih rendah

Sistem VRF dirancang sedemikian rupa agar mampu menghasilkan udara dingin dan sejuk sesuai luas ruangan yang ditempati. Dengan kata lain, tak akan terjadi pemborosan energi dan pemakaian udara. Menariknya lagi, sistem tersebut dapat mengatur temperatur panas dari udara untuk nantinya diedarkan ke area yang membutuhkan. Kemampuan ini pula yang membuat AC sentral VRF kian diminati individu maupun perusahaan besar.

• Tak cepat mengalami kerusakan

Kemungkinan sistem VRF lebih kecil karena hanya akan bekerja saat Anda aktifkan. Kalaupun ada gangguan, Anda tak akan kerepotan saat hendak memperbaikinya. Sebagai contoh, apabila ada satu air handler yang bermasalah, maka air handler yang lain tetap berjalan seperti biasa. Dengan begitu, penghuni ruangan tetap menerima aliran udara dingin dan menyegarkan. Namun ingat, Anda tetap harus segera menangani kerusakannya.

• Tak akan menimbulkan kebisingan

Unit kondensor yang dipasang dalam sistem VRF tak akan menimbulkan kebisingan. Bahkan Anda masih bisa meletakkannya di luar ruangan. Hal ini disebabkan ukuran air handler di dalam ruangan yang lebih kecil sekaligus senyap. Oleh karena itu AC dengan sistem VRF direkomendasikan untuk gedung-gedung besar seperti perhotelan dan perkantoran untuk menjaga kenyamanan orang-orang yang beraktivitas. 

Silakan kunjungi website resmi LG bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak seputar AC VRF!

Mengapa AC Sentral VRF Lebih Unggul Dibandingkan AC Konvensional?

Mengapa AC Sentral VRF Lebih Unggul Dibandingkan AC Konvensional?

Penggunaan sistem VRF pada AC sentral LG dianggap sebagai terobosan baru untuk perangkat elektronik. Teknologi ini masih berbasis refrigenant serta memakai kondensor di luar ruangan. Namun, ada peningkatan dari segi komponen dan fungsi yang membuatnya lebih menonjol.

Sistem VRF (variable refrigerant flow) sudah memakai sejumlah air handler yang dapat Anda kendalikan secara terpisah. Hal ini pula yang membuat pengontrolan udaranya maksimal. Adapula alasan-alasan lain yang membuat sistem VRF lebih unggul dari versi konvensional, antara lain: (Source: ahliac)

• Sistem pengontrolan modern

Walau Anda masih harus memakai remote untuk melakukan pengaturan, sistem VRF pada AC sentral sudah dibekali pengontrolan modern. Faktor ini pula yang membuat pendingin ruangan bisa Anda kendalikan dengan perangkat lain, sebut saja ponsel pintar. Sistem VRF yang dimanfaatkan untuk kebutuhan komersial pun akan membantu pengelola hotel, restoran, dan bisnis lainnya dalam menekan biaya manajemen tempat usaha mereka.

• Tak akan makan banyak tempat

Saluran udara yang lebih kecil dan absennya pipa membuat dimensi AC sentral VRF lebih ringkas. Anda memang masih harus mengukur ruang dan tempat yang disediakan, tetapi kemungkinan AC bakal makan tempat bisa ditekan secara signifikan. Kemudian, bentuknya yang lebih ekonomis pun membuat jenis pendingin ruangan tersebut mudah diinstal, bahkan pada hunian berskala kecil. Hasilnya, interior ruangan tetap nyaman dipandang mata.

• Konsumsi energi lebih rendah

Sistem VRF dirancang sedemikian rupa agar mampu menghasilkan udara dingin dan sejuk sesuai luas ruangan yang ditempati. Dengan kata lain, tak akan terjadi pemborosan energi dan pemakaian udara. Menariknya lagi, sistem tersebut dapat mengatur temperatur panas dari udara untuk nantinya diedarkan ke area yang membutuhkan. Kemampuan ini pula yang membuat AC sentral VRF kian diminati individu maupun perusahaan besar.

• Tak cepat mengalami kerusakan

Kemungkinan sistem VRF lebih kecil karena hanya akan bekerja saat Anda aktifkan. Kalaupun ada gangguan, Anda tak akan kerepotan saat hendak memperbaikinya. Sebagai contoh, apabila ada satu air handler yang bermasalah, maka air handler yang lain tetap berjalan seperti biasa. Dengan begitu, penghuni ruangan tetap menerima aliran udara dingin dan menyegarkan. Namun ingat, Anda tetap harus segera menangani kerusakannya.

• Tak akan menimbulkan kebisingan

Unit kondensor yang dipasang dalam sistem VRF tak akan menimbulkan kebisingan. Bahkan Anda masih bisa meletakkannya di luar ruangan. Hal ini disebabkan ukuran air handler di dalam ruangan yang lebih kecil sekaligus senyap. Oleh karena itu AC dengan sistem VRF direkomendasikan untuk gedung-gedung besar seperti perhotelan dan perkantoran untuk menjaga kenyamanan orang-orang yang beraktivitas. 

Silakan kunjungi website resmi LG bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak seputar AC VRF!

Trik Melakukan Proses Rekrutmen Karyawan Agar Tepat Sasaran

Untuk menciptakan SDM profesional yang sesuai dengan kultur perusahaan, dibutuhkan strategi rekrutmen yang baik. Dengan strategi yang tepat, perusahaan bisa menarik bibit-bibit individu yang profesional, berkualitas, serta berkontribusi pada kemajuan perusahaan. Di era pandemi seperti sekarang, perekrutan tentu lebih mudah untuk dilakukan dengan asesmen online, namun demikian ada beberapa hal yang sebaiknya Anda pertimbangkan sebelum mulai mencari tenaga kerja berkualitas:

1. Lakukan Analisa Kebutuhan Posisi 

Sebelum memulai rekrutmen, ada baiknya perusahaan harus melakukan analisa posisi atau jabatan terlebih dahulu. Proses analisa atau identifikasi ini terkait pada kebutuhan karyawan perihal beban kerja dan kebutuhan perusahaan. Semakin tinggi beban kerja, maka perusahaan membutuhkan tenaga kerja lebih. 

Di lain sisi, perusahaan juga perlu mempertimbangkan terlebih dahulu, apakah dengan merekrut tenaga baru dapat mengurangi beban kerja dan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Biasanya perusahaan akan membutuhkan tenaga kerja baru ketika terjadi mutasi jabatan, pergantian karyawan, atau pembentukan divisi baru. 

2. Persiapkan Iklan Lowongan Kerja 

Mengumumkan suatu informasi di era digitalisasi tidak akan efisien jika hanya mengandalkan strategi Word of Mouth. Untuk itu, perusahaan perlu mempersiapkan iklan lowongan kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Biasanya, iklan ini bisa disebarkan melalui media-media digital guna menyaring lebih banyak calon kandidat yang sesuai.

Agar lowongan kerja perusahaan lebih menarik dan menjanjikan, ada baiknya perusahaan perlu memperhatikan desain serta informasi yang jelas tentang informasi kebutuhan posisi yang dicari dan langkah-langkah atau proses rekrutmen. 

3. Gunakan Platform Asesmen Online 

Mendapatkan kandidat profesional yang baik tentunya tidak mudah. Perusahaan tentunya tidak bisa mendapatkan kandidat yang tepat jika hanya mengandalkan strategi iklan dan wawancara manual. Oleh sebab itu, perusahaan memerlukan bantuan platform asesmen digital yang dapat membantu menyaring ribuan aplikan yang masuk, seperti Smart Platform, misalnya.

Smart Plarform, merupakan plarform asesmen digitial yang dapat memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam hal melakukan rekrutmen secara online. Smart Platform sendiri didesain khusus untuk membantu keperluan perusahaan dalam hal mencari kandidat yang tepat sasaran dan memudahkan para calon kandidat dalam mengikuti langkah-langkah rekrutmen. Seperti yang sudah disinggung di atas, di era pandemi seperti sekarang, online asesmen tentunya akan lebih dibutuhkan.

Setiap perusahaan tentunya menginginkan individu yang berkualitas dari segi skill maupun kemampuan yang tepat untuk posisi yang dicari. Untuk dapat memenuhi itu semua, Smart Platform menawarkan teknologi asesmen digital untuk membantu perusahaan mengeola proses rekrutmen dengan lebih baik dan mudah. 

Trik Melakukan Proses Rekrutmen Karyawan Agar Tepat Sasaran

Trik Melakukan Proses Rekrutmen Karyawan Agar Tepat Sasaran

Untuk menciptakan SDM profesional yang sesuai dengan kultur perusahaan, dibutuhkan strategi rekrutmen yang baik. Dengan strategi yang tepat, perusahaan bisa menarik bibit-bibit individu yang profesional, berkualitas, serta berkontribusi pada kemajuan perusahaan. Di era pandemi seperti sekarang, perekrutan tentu lebih mudah untuk dilakukan dengan asesmen online, namun demikian ada beberapa hal yang sebaiknya Anda pertimbangkan sebelum mulai mencari tenaga kerja berkualitas:

1. Lakukan Analisa Kebutuhan Posisi 

Sebelum memulai rekrutmen, ada baiknya perusahaan harus melakukan analisa posisi atau jabatan terlebih dahulu. Proses analisa atau identifikasi ini terkait pada kebutuhan karyawan perihal beban kerja dan kebutuhan perusahaan. Semakin tinggi beban kerja, maka perusahaan membutuhkan tenaga kerja lebih. 

Di lain sisi, perusahaan juga perlu mempertimbangkan terlebih dahulu, apakah dengan merekrut tenaga baru dapat mengurangi beban kerja dan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Biasanya perusahaan akan membutuhkan tenaga kerja baru ketika terjadi mutasi jabatan, pergantian karyawan, atau pembentukan divisi baru. 

2. Persiapkan Iklan Lowongan Kerja 

Mengumumkan suatu informasi di era digitalisasi tidak akan efisien jika hanya mengandalkan strategi Word of Mouth. Untuk itu, perusahaan perlu mempersiapkan iklan lowongan kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Biasanya, iklan ini bisa disebarkan melalui media-media digital guna menyaring lebih banyak calon kandidat yang sesuai.

Agar lowongan kerja perusahaan lebih menarik dan menjanjikan, ada baiknya perusahaan perlu memperhatikan desain serta informasi yang jelas tentang informasi kebutuhan posisi yang dicari dan langkah-langkah atau proses rekrutmen. 

3. Gunakan Platform Asesmen Online 

Mendapatkan kandidat profesional yang baik tentunya tidak mudah. Perusahaan tentunya tidak bisa mendapatkan kandidat yang tepat jika hanya mengandalkan strategi iklan dan wawancara manual. Oleh sebab itu, perusahaan memerlukan bantuan platform asesmen digital yang dapat membantu menyaring ribuan aplikan yang masuk, seperti Smart Platform, misalnya.

Smart Plarform, merupakan plarform asesmen digitial yang dapat memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam hal melakukan rekrutmen secara online. Smart Platform sendiri didesain khusus untuk membantu keperluan perusahaan dalam hal mencari kandidat yang tepat sasaran dan memudahkan para calon kandidat dalam mengikuti langkah-langkah rekrutmen. Seperti yang sudah disinggung di atas, di era pandemi seperti sekarang, online asesmen tentunya akan lebih dibutuhkan.

Setiap perusahaan tentunya menginginkan individu yang berkualitas dari segi skill maupun kemampuan yang tepat untuk posisi yang dicari. Untuk dapat memenuhi itu semua, Smart Platform menawarkan teknologi asesmen digital untuk membantu perusahaan mengeola proses rekrutmen dengan lebih baik dan mudah.